Kumpulan Humor- Edisi 5

Kita kembali di Light Nomyus. Sekarang kami sajikan beberapa humor yang buat senyum sedikit lah, secara senyum kan sehat. Yuk langsung liat aja, biar senyum sedikit (klo gak senyum---ANDA BELUM BERUNTUNG)

Wawancara Via Telepon

Berikut sebuah wawancara per-telepon antara seorang bule dengan orang Indonesia...

Bule: "What is your last name?"


Orang Indonesia: "I'm sorry."


Bule: "You don't have to sorry.. And what is your first name?"


Orang Indonesia: "You don't know."


Bule: "Off course I don't know, that's why I ask you... And your middle name?"


Orang Indonesia: "Funny..."


Akhirnya bulenya marah dan menutup telepon.


Orang Indonesia-nya kebingungan, sambil memandangi nama di KTP-nya sendiri: "Yudono Fani Amsori"


Rumah Makan Bebek Goreng Terkenal

Rumah makan Pak Slamet di tempat itu terkenal dengan masakan bebek goreng. Seorang turis datang kemari justru karena tertarik oleh kepopuleran namanya.

Saat menghidangkan setiap piring masakan sang pelayan selalu coba memperkenalkannya: "Ini leher bebek", "ini dada bebek", "ini paha bebek". Dari warna masakan yang nampaknya menggiurkan itu, tak pelak lagi akan membangkitkan selera para tamunya.


Akhirnya giliran masakan yang terakhir dihidangkan. Turis itu melihat sepiring daging ayam tetapi karena merasa segan mengatakannya, maka dia coba-coba menusuk daging itu dengan garpu, lalu dengan sengaja menanya: "Ini apa?"


"Ini temannya bebek", kata pelayan itu dengan tenang.


Sakit Batuk Setelah Umur 75 Tahun

Pasien: "Dokter, akhir-akhir ini aku batuk-batuk, batuk-batukku nampaknya sangat berat."
Dokter: "Anda sekarang umur berapa?"
Pasien: "75."
Dokter: "Waktu Anda umur 20, apa batuk?"
Pasien: "Tidak batuk."
Dokter: "Waktu umur 40 apa batuk?"
Pasien: "Juga tidak batuk."
Dokter: "Kalau begitu jika sekarang Anda tak batuk-batuk, harus menunggu kapan lagi baru akan batuk-batuk?" (


Surat Suami yang Sangat Mencintai Istri

Surat dari suami yang sangat mencintai dan menyayangi istrinya:

Ma, papa sayyang banget sama mama. Begitu besar pengorbanan Mama...


Pagi-pagi papa belum bangun, Mama sudah siapin sarapan dan beres-beres semuanya.


Siangnya Mama belanja terus masak lagi, sorenya mandiin dan menyuapin anak-anak.


Malamnya Mama bimbing anak-anak belajar, masuk kamar pun masih ngelayanin papa juga.


Mama sayang, papa jadi sedih, papa gak tega mama kecapekan gitu.


Mama yang cantik, gimana kalau papa nambah satu mama lagi? 


Warung Makan Warteg Buka Waktu Puasa

Lokasi Warteg pinggir jalan, siang hari di bulan Ramadhan.

Udin : (tampang serem) "Woi! mana nih yang punya warteg??!!!"


Pemilik warteg : "Aa.. ada apa, Pak?"


Udin : (membentak) "Bapak yang punya warteg ini?!!!"


Pemilik Warteg : "Ii..iya pak."


Udin : "Ini kan bulan Ramadhan, bulan yang suci hormati dong orang yang lagi puasa, kalo jualan boleh aja tapi pake penutup tirai kek supaya gak keliatan."


Beberapa menit kemudian. Pemilik warteg memasang tirai penutup. Kemudian Udin masuk ke dalam Warteg.


Udin : "Nah gitu dong, Pesen es Tehnya satu ya..."


Pemilik warteg : "???!!"


Menguji Suami Lebih Sayang Istri atau Anak

Toni : "Jack, kamu lebih sayang anak atau istri..?"
Jack : "Ya jelas lebih sayang anak donk... " (Jawabnya dengan mantaap)
Toni : "Ach yg bener..??"
Jack : "Ya donk anak itu khan buah hati..."
Toni : "Istri khan belahan jiwa, broo..."
Jack : "Ach... Gak segitunya kalee... Buktinya ada mantan istri tapi gak ada mantan anak..."

Toni : "Oke, kalo gitu kita uji aja... Apa benar-benar kamu sayang anak atau lebih sayang istri.."

Jack : "Oke, silahkan... Mau diuji yang seperti apa...?"
Toni : "Gak perlu yang berat-berat dech... Kalo anak mu (usia 3 thn) aku pegang boleh...?"
Jack : "Boleh... silahkan..."
Toni : "Aku gandeng...?"
Jack : "Boleh..."
Toni : "Aku pangku...?"
Jack : "Boleh brooo..."
Toni : "Aku sun..??"
Jack : "Boleh aja..."

Toni : "Oke... Sekarang kalo istrimu aku pegang boleh..?"

Jack : "Gak boleh donk..."
Toni : "Aku gandeng.."
Jack : "Gak booleehh..."
Toni : "Aku pangku.."
Jack : "Gakkk boleehh..."
Toni : "Aku sun..??"
Jack : "Gak boleh..!!! Jangan macam-macam ya...!!!"

Toni : "Nah... Kalo gitu artinya kamu lebih sayang istri donk...."


Ingat Kalung Berlian yang Tidak Terbeli

Sepasang suami isteri sama-sama pergi berbelanja di sebuah mal, beberapa jam kemudian, sang isteri mendapatkan suaminya telah hilang entah ke mana, maka itu dia segera coba menghubunginya melalui ponsel: "Hallo, sekarang kamu di mana?" teriaknya lantang.

Dia berkata: "Sayang, kamu tentu masih ingat pada sebuah toko permata di mana dulu kamu pernah kuajak melihat seuntai kalung berlian yang sangat kamu sukai, pada waktu itu uangku tidak cukup, maka aku berjanji pada suatu hari nanti ia pasti akan menjadi milikmu."


"Ah, tentu saja aku masih ingat donk! Di mana kamu sekarang berada?" jawabnya dengan terharu.


"O, aku sekarang sedang berada di bar sebelahnya."


Memiliki Istri Cantik Tetapi Bodoh

Suami : "Dok, Istri saya tu cantik, tapi..sory, begooonya minta ampun."

Psikiater : "Tapi menurut analisa saya kalian berdua memang berjodoh..."


Suami : "Loh, kok bisa?"


Psikiater : "Begini, Anda tau kenapa istri Anda cantik? Supaya Anda mau sama dia..Anda tau kenapa istri Anda bego? Supaya dia mau sama Anda..."


Pantai Terluas di Dunia

Seorang yankee sedang main-main di padang pasir Sahara dengan mengenakan pakaian mandi. Seorang Arab yang kebetulan ada di situ menatapnya dengan penuh rasa heran.

"Aku hendak pergi berenang." kata Yankee itu.


"Tetapi letak laut dan samudera masih jauh sekali, sedikitnya mau 800 mil laut lagi." Orang Arab itu mengingatkannya.


"800 mil laut!" teriak Yankee itu dengan girangnya: "Wah, aku sungguh tak menduga, alangkah luasnya pantai ini!"


Bos Mentraktir Makan Karyawan di Sebuah Restoran

Malam kerja lembur, Bosku mengundang aku makan di sebuah restoran.

Bos: "Kamu pingin makan apa?"

Aku: "Terong rebus kecap."
Bos: "Kamu boleh memilih masakan yang enak-enak."
Aku: "Terong rebus kecap dengan racikan daging."
Bos: "Kamu tak usah menghemat uang untuk diriku, kepingin makan masakan apa, ya tunjuk saja."
Sesudah kupikirkan baik-baik, dengan hati-hati aku menjawab: "Kalau begitu, aku minta 2 porsi terong rebus kecap dengan racikan daging."

Yang Berbeda Hanya Versinya

Guru: "Mengapa setiap kali mengikuti pelajaran kamu selalu tidur?"

Murid: "Thomas Edison ada waktunya tak pergi ke sekolah; Da Vinci ada waktunya melukis telur busuk; Einstein juga ada waktunya nakal atau tidak menurut perintah; nah sekarang berdasarkan apa aku tak diperbolehkan memiliki waktu untuk ngantuk?"


Jawabannya Sudah Ada Di Halaman Belakang

Dengan memegang selembar kertas berisi beberapa soal ilmu hitung, ibu menanya anaknya, Hari yang baru masuk sekolah: "Tahukah kamu 1 tambah 1 sama dengan berapa?"

"2", jawab Hari.


Ibu: "10 tambah 10 sama dengan berapa?"


Hari: "20".


Ibu mengira anaknya sangat hebat, maka ia menanyanya lebih lanjut: "6158 tambah 6412 sama dengan berapa?"


Sesudah melihat kertas berisi beberapa soal ilmu hitung itu sejenak, Hari segera menjawab: "12570".


Ibu merasa bangga sekali, maka Hari pun dihadiahi es krim yang sangat lezat.


Kemudian Hari berkata: "Lho, yang membuat saya tak mengerti, kenapa kok Ibu menulis semua jawaban soal-soal tersebut di halaman belakang kertas itu, hihihi..."


Kisah Si Pandir Membeli Kuda

Ada orang membeli 10 ekor kuda, ketika dia menunggang di atas seekor kuda dan menghitungnya satu per satu, ia menemukan kudanya hanya tinggal 9 ekor saja, kemudian saat dia turun dari atas kuda dan menghitungnya lagi, ternyata ada 10 ekor kuda.

Maka itu ia berkata: "Dengan berjalan kaki aku telah mendapat untung seekor kuda, sedangkan dengan menunggang kuda aku dirugikan seekor, maka itu lebih baik aku berjalan kaki saja!" 


Menjual Makanan Terenak

Budi sedang berkeliling mencari warung makan, namun ketika membaca menu selalu kurang cocok dan tidak jadi makan. Setelah beberapa lama, lapar pun mendera dengan hebat dan Budi masuk ke sebuah warung dan langsung berteriak,

"Pelayan, saya minta makan satu piring cepat!"


Pelayan buru-buru menjawab, "Bapak perlu apa?"


"Sudah jangan lama-lama, saya mau makan nih, tolong bawakan seporsi makanan yang ada di sini..." kata Budi.


"Waduh, Bapak baca dulu dong, masuk mana nih?"


Budi membaca lalu kaget, "Wah, 'menjual makanan ternak' to, tadi saya kira 'menjual makanan TERENAK...'"


Jari Telunjuk yang Mahal

Seorang nyonya, waktu menumpang sebuah bus, jari telunjuk tangan kanannya patah terjepit pintu bus.

Sang nyonya mengadukan perusahaan bus itu ke pengadilan dan minta pihak perusahaan memberinya ganti rugi sebesar Rp. 2 milyar.


"Sebuah jari mungkin tak bisa mendapat uang ganti rugi sedemikian besarnya." kata pengacaranya kepadanya.


"Tetapi kamu harus tahu, jariku itu biasanya kugunakan untuk mengomando suamiku." teriak sang nyonya.


Ongkos Taksi di Atas Segala-galanya
Seorang wanita cantik berbikini melompat masuk ke sebuah taksi dan memberi tahu sang sopir ke mana dia hendak menuju. Sopir taksi itu memandangnya tak habis-habisnya, lama sekali ia tak menstarter mobilnya dan terus bergeming di situ.

"Kamu terus-terusan menatap diriku, apa maksudmu? Dulunya kamu tak pernah melihat wanita berbikini?"

"Aku tidak menatapmu."
"Lalu apa yang kamu lakukan?"
"Aku sedang berpikir, di mana kamu menyimpan ongkos taksinya."


Menang atau Kalah Judi

Michael adalah seorang penjudi yang terkenal di kota kecil itu.

Satu kali, tetangga menanya isterinya: "Kemarin malam suamimu telah ke rumah judi lagi, akhirnya bagaimana, menang atau kalah?"


"Saat berangkat ia naik mobil senilai 10.000.- dollar AS, sedang kembalinya mobil yang ia tumpangi senilai l00.000.- dollar AS"


"O, kalau begitu dia kemarin menang judi!"


"Mana, waktu berangkat dia numpang sedan sendiri, sedangkan waktu pulang dia numpang bus umum."


Minta Kopi Sumayaki dengan Kadar Kafein Rendah

 Di sebuah kafe.

Tamu pelanggan: "Aku minta 2 cangkir kopi Sumayaki yang kadar kafeinnya rendah."


Pelayan kafe: "Di sini hanya ada kopi Sumayaki biasa."


Tamu pelanggan: "Kalau begitu baik jugalah. Beri aku kopi yang biasa saja, tetapi tolong Anda meninggalkan nomor telepon Anda kepadaku. Andaikata malam ini aku tak bisa tidur, ada orang yang bisa aku ajak ngobrol."

No comments:

Post a Comment