5 Tujuan Wisata Sakral dan Indah

Mengunjungi tempat wisata yang sakral pastinya akan terasa suasana mistisnya namun terkadang suasana mistis itu akan hilang karena keindahan yang terpancar di sana nah berikut ini ada 5 tujuan wisata yang sakral namun indah di pandang mata.

1. Mata Air Suci, Representasi Dewa Hujan
Cenote Sagrado, Meksiko (Foto: geoviajes)
Cenote adalah danau dalam bahasa Maya. Dengan ini, Cenote Sagrado berarti danau keramat (sacred). Danau ini berada di sebelah utara Chichen Itza, Meksiko.
Bangsa Maya kuno menganggap danau ini adalah representasi dari Chac, Dewa Hujan. Banyak daerah di Meksiko yang dihiasi dengan cenotes—lubang-lubang pembuangan bawah tanah alami—dan Maya percaya bahwa beberapa dari situs ini dikunjungi oleh Chac sendiri. Akibatnya, beberapa Cenotes ditunjuk sebagai tempat suci untuk persembahan, dan pengorbanan, sementara yang lainnya disisihkan untuk mandi, minum, dan air tanaman.
Salah satu yang paling penting dari mata air suci adalah Cenote Sagrado, yang terletak dekat situs arkeologi Chichen Itza di Semenanjung Yucatan. Dibuat dari sebuah gua batu kapur alami, dengan sisi-sisi curam peregangan sekira 60 meter di atas garis air, Cenote ini secara khusus digunakan untuk upacara dan pengorbanan.

2. Danau Terdalam di Amerika, Tempat Pertempuran Dewa & Manusia
Danau Crater, Oregon (Foto: loutecsthilaire)
Danau Crater adalah sebuah danau yang terletak di Pegunungan Cascade, Oregon, Amerika Serikat. Danau Crater terbentuk dari hasil erupsi gunung berapi Mazama di sekira tahun 4680 SM.
Dibentuk hampir 8.000 tahun yang lalu setelah letusan dahsyat yang diduga disebabkan erupsi Gunung Mazama, danau air tawar berwarna biru jernih ini adalah danau terdalam di Amerika Serikat. Danau ini sekaligus terdalam ketujuh di dunia.
Suku asli Amerika, Klamath, telah lama menganggap danau ini sebagai situs suci. Legenda mereka mengatakan bahwa Gunung Mazama meledak karena adanya pertempuran antara manusia langit dan manusia Bumi.

3. Danau Atitlan, Guatemala Terdapat Kota Tengelam di Dalamnya
Danau Atitlan, Guatemala (Foto: beautifulplacestovisit)
Terletak di dataran tinggi Guatemala dan berbatasan dengan tiga gunung berapi, Danau Atitlan adalah danau terdalam di Amerika Tengah. Danau ini memiliki kedalaman hingga 340 meter.
Danau ini terbentuk dari letusan gunung berapi 84.000 tahun yang lalu. Di sekitarnya terdapat kebun kopi dan jagung.
Selain dengan keindahan alamnya, danau ini juga terkenal dengan desa-desa Maya yang mengelilinya, yang telah ada selama berabad-abad. Tepi danau juga berserakan dengan situs arkeologi dan reruntuhan Kota Spanyol, termasuk Chiutinamit,yang dipercaya sebagai kota bawah air.

4. Vortexes, Arizona Formasi Batu Menyala
Sedona, Arizona (Foto: fineartamerica)
Sedona, Arizona, telah lama menarik orang yang tertarik dalam penyembuhan, spiritualitas, mistisisme, dan metafisika, yang datang untuk menikmati lebih dari sekadar keindahan dramatis tempat ini.
Atraksi utama Sedona adalah formasi batu pasirnya yang berwarna merah. batu-batu ini terlihat berkilau saat matahari terbenam, membuatnya dianggap suci oleh penduduk setempat.
Selain itu, daerah ini terkenal dengan pusarannya, pusat kuat dari energi kinetik yang dapat memiliki efek mendalam pada orang-orang yang mengunjunginya. Tempat ini kerap dijadikan pusat meditasi, terutama oleh penduduk asli Amerika.

5. Gunung Sinai, Saksi Musa Menerima Mukjizat
Gunung Sinai, Mesir (Foto: sacredsites)
Gunung Sinai adalah sebuah gunung yang terletak di Semenanjung Sinai, Mesir. Tingginya 2.285 meter dan berada di barisan pegunungan di sebelah selatan semenanjung tersebut.
Beberapa kepercayaan dan cerita agama meyakini tempat ini merupakan tempat dimana Musa menerima Sepuluh Perintah dari Tuhan. Meskipun tidak ada cukup bukti arkeologi yang menguatkan, para biarawan Kristen mendirikan biara-biara beberapa di daerah tersebut.
Hari ini, pengunjung dapat megnunjungi Biara St Catherine di dasar gunung. Kemudian naik ke puncak, terdapat Kudus Trinitas kapel kecil yang menyajikan pemandangan indah saat matahari terbit. 


No comments:

Post a Comment