Sabda Tuhan Kamis 30 Agustus 2012,Minggu Biasa XXI


Antifon Pembuka (Mzm 145:2-3) 

Setiap hari aku hendak meluhurkan Dikau dan memuji nama-Mu selama-lamanya. Agungkanlah Tuhan dan amat terpuji, keagungan-Nya tak terselami.


Doa Pagi
 
Bapa yang Mahabaik, syukur dan terima kasih karena melalui Yesus Kristus Engkau telah membuat kami kaya dalam segala hal dan tidak kekurangan sesuatu pun. Kuatkanlah iman kami agar jangan sampai mencari kekuatan lain dan hidup dalam kepercayaan sia-sia. Amin.
 


Kepada umat di Korintus, Paulus meneguhkan penantian mereka akan penampakan Tuhan Yesus Kristus dalam kedatangan-Nya yang kedua (parousia). Paulus merasa perlu mengingatkan mereka akan kasih karunia Allah bagi mereka. Itulah yang harus membuat mereka merasa kaya di hadapan Tuhan, dan setia sampai kesudahannya. 



Pembacaan dari Kitab 1 Korintus, Kor.1:1-9

"Di dalam Kristus kalian telah menjadi kaya dalam segala hal." 

Dari Paulus, yang oleh kehendak Allah   dipanggil menjadi rasul  Kristus Yesus, dan dari Sostenes,   saudara kita,  kepada jemaat Allah  di Korintus,  yaitu mereka yang dikuduskan dalam Kristus Yesus dan yang dipanggil menjadi orang-orang kudus  , dengan semua orang di segala tempat, yang berseru kepada nama   Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Tuhan mereka dan Tuhan kita.  Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus   menyertai kamu.

 Aku senantiasa mengucap syukur kepada Allahku karena kamu   atas kasih karunia Allah yang dianugerahkan-Nya kepada kamu dalam Kristus Yesus.  Sebab di dalam Dia kamu telah menjadi kaya   dalam segala hal: dalam segala macam perkataan dan segala macam pengetahuan,  sesuai dengan kesaksian   tentang Kristus, yang telah diteguhkan di antara kamu.  Demikianlah kamu tidak kekurangan dalam suatu karuniapun   sementara kamu menantikan penyataan   Tuhan kita Yesus Kristus   Ia juga akan meneguhkan kamu sampai kepada kesudahannya, sehingga kamu tak bercacat   pada hari Tuhan kita Yesus Kristus.    Allah, yang memanggil kamu   kepada persekutuan dengan Anak-Nya Yesus Kristus, Tuhan kita,   adalah setia.
Demikianlah Sabda Tuhan!
U: Terpujilah Kristus!


Mazmur Tanggapan 
Ref.
Aku hendak memuji nama-Mu selama-lamanya, ya Allah Rajaku.
Ayat. (Mzm 145:2-3.4-5.6-7)

  1. Setiap hari aku hendak memuji Engkau, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. Besarlah Tuhan, dan sangat terpuji; kebesaran-Nya tidak terselami.
  2. Angkatan demi angkatan akan memegahkan karya-karya-Mu, dan akan memberitakan keperkasaan-Mu. Semarak kemuliaan-Mu yang agung akan kukidungkan, dan karya-karya-Mu yang ajaib akan kunyanyikan.
  3. Kekuatan karya-karya-Mu yang dahsyat akan dimaklumkan, dan kebesaran-Mu hendak kuceritakan. Kenangan akan besarnya kebaikan-Mu akan dimasyhurkan, orang akan bersorak-sorai tentang keadilan-Mu.


Bait Pengantar Injil 
Ref. Alleluya
Ayat. Berjaga-jaga dan bersiap-siaplah, sebab kalian tidak tahu bilamana Anak Manusia datang.


Yesus menyinggung kedatangan-Nya yang kedua (pada hari kiamat). Hari terakhir itu tak akan ada yang bisa menduga waktu kedatangannya. Maka sangatlah bijak dan masuk akal, jika Yesus menghendaki agar kita berjaga-jaga. Berjaga-jaga berarti melaksanakan tugas dengan setia.



Bacaan Injil Yesus Kristus Menurut Santo Matius, Mat.24:42-51

"Hendaklah kalian selalu siap siaga." 

Karena itu berjaga-jagalah  , sebab kamu tidak tahu pada hari mana   Tuhanmu datang.    Tetapi ketahuilah ini: Jika tuan rumah tahu pada waktu mana pada malam hari pencuri   akan datang,   sudahlah pasti ia berjaga-jaga, dan tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar.  Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia,  karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga  ." "Siapakah hamba   yang setia dan bijaksana, yang diangkat oleh tuannya atas orang-orangnya untuk memberikan mereka makanan pada waktunya?  Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang.  Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya tuannya itu akan mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya.  Akan tetapi apabila hamba itu jahat dan berkata di dalam hatinya:  Tuanku tidak datang-datang  , lalu ia mulai memukul hamba-hamba lain, dan makan minum bersama-sama pemabuk-pemabuk,  maka tuan hamba itu akan datang pada hari yang tidak disangkakannya, dan pada saat yang tidak diketahuinya,  dan akan membunuh dia dan membuat dia senasib dengan orang-orang munafik. Di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi.
Demikianlah Injil Tuhan!
U:Terpujilah Kristus!

Renungan 1:

Pada setiap ulang tahun kita bernyanyi: "Panjang umurnya, panjang umurnya..." Sepanjang apa pun umur manusia, suatu waktu tiba saatnya ia tutup usia. Tidak ada tambahan lagi barang sehari. Kapan saat itu? Hanya Tuhan yang tahu. Maka Injil mengingatkan: Berjaga-jagalah. Maut datang bagai pencuri di waktu malam. Di saat kita tidur nyenyak ia datang dan membongkar rumah kita. Ia tidak kirim SMS dulu untuk memberitahu hari dan jam ia datang. Seandainya begitu si pemilik rumah berjaga-jaga dan tidak kebobolan.
Dalam sebuah alat pemotret ditemukan sebuah foto digital yang dibuat setengah detik sebelum tsunami menerpa sebagian dari pulau Sumatra. Tampak sederetan rumah dan sebuah mobil yang diparkir dalam keadaan tenang dan damai. Di belakangnya ada tembok air kelabu setinggi 32 meter. Dahsyat dan menakutkan. Siapa si pemotret, dan di mana dia? Tak seorang pun tahu. Ia ditelan tsunami bersama ratusan lainnya yang tidak tahu apa yang akan terjadi ketika mereka bangun hari itu. Alat pemotretnya ditemukan dalam puing-puing yang disisakan oleh tsunami.
Dan foto itu adalah saksi bisu dari apa yang dilihat si pemotret setengah detik sebelum ia meninggal. Berjaga-jagalah. Kata itu menimbulkan rasa was-was dan takut. Sebetulnya bukan dimaksud untuk menakut-nakuti. Bisakah berjaga-jaga tanpa rasa takut? Kalau kita menunggu kedatangan tamu yang sangat kita kasihi, kita juga berjaga-jaga. Ada rindu, senang, harapan. Rumah kita sudah beres, segalanya sudah siap. Seperti itulah kita menanti kedatangan Tuhan di akhir hidup kita, penuh rindu, tanpa takut.
Renungan dikutip dari>>Mrifica News


Renungan 2:

Tema: BERJAGA- JAGALAH
Ket.Silahkan click play utk mulai, renungan tersebut bisa didownload di SINI

Sumber Renungan Audio>>Lumens Indonesia


Doa Malam

Tuhan Yesus, bimbinglah aku selalu supaya mampu menjadi pengawas segala milik-Mu yang Kauberikan padaku sebagai talenta. Berkati agar aku jangan sampai terlena oleh pemikiran duniawi yang membuat berat hati dan tidak siap siaga bila tiba-tiba Engkau datang menjemputku. Amin.

Sumber MT, Doa>>Renungan Pagi

No comments:

Post a Comment