Robot NASA 'Curiosity' Perlihatkan Pemandangan di Planet Mars

 Foto berwarna pertama yang berhasil diambil di Mars
 
Curiosity, mesin robot buatan Badan Antariksa Amerika Serikat (AS) alias NASA, berhasil mengambil foto-foto menakjubkan tentang kondisi planet Mars. Dalam foto berwarna pertama yang berhasil diambil, terlihat pemandangan planet merah yang diliputi debu dan pasir.

Curiosity berhasil mendarat dengan selamat di Mars pada Senin (6/8) waktu AS. Mengingat bahwa lokasi pendaratannya berada di tengah kawah besar bernama Gale Ceater, maka gambar pertama yang berhasil diambil dan dikirimkan ke bumi masih kasar dan cenderung kabur.

Foto pertama yang diambil Curiosity masih berwarna hitam-putih, di mana tampak pemandangan dataran Mars dan sebagian roda Curiosity beserta bayangannya. Dalam foto tersebut, terlihat kerikil-kerikil kecil khas Mars dan juga sebuah gunung kecil. Foto tersebut tampaknya diambil saat matahari terbenam di Mars.

Sementara itu, foto berwarna yang berhasil diambil oleh Curiosity terlihat cukup menakjubkan. Meskipun sedikit kabur dan tertutup debu yang memenuhi kerangka Curiosity ketika mendarat di Mars. Namun terlihat wilayah kawah yang luas disertai siluet gunung kecil yang membentang di hadapan Curiosity.

Para ilmuwan NASA puas dengan kiriman foto-foto dari Curiosity ini. Menurut mereka, foto-foto tersebut menjadi spesial karena cukup menggambarkan kondisi Mars untuk pertama kalinya.

"Foto ini menunjukkan sisi baru Mars yang belum pernah kita lihat sebelumnya. Jadi setiap foto yang diambil ini merupakan foto terindah yang pernah saya lihat," ujar manajer misi NASA ke Mars, Mike Watkins, seperti dilansir oleh news.com.au, Rabu (8/8/2012).

Dikatakan John Grotzinger yang merupakan Kepala Ilmuwan di Institut Teknologi California, dalam salah satu foto berwarna yang berhasil diambil oleh Curiosity bisa terlihat 'siluet Mount Sharp saat matahari terbenam'. Pemandangan tersebut, menurutnya, sangat menakjubkan.

Setelah berhasil mendarat dengan selamat di Mars, Curiosity memiliki tugas untuk meneliti tanah dan bebatuan yang ada untuk memeriksa kemungkinan tanda-tanda kehidupan di planet tersebut. Mesin penjelajah bernilai US$ 2,5 miliar atau setara dengan Rp 23,6 triliun ini juga akan meneliti lingkungan planet Mars dalam rangka mempersiapkan misi manusia ke Mars di masa depan.

Diketahui bahwa Curiosity yang dijuluki 'mesin impian' oleh para ilmuwan NASA ini, dilengkapi sejumlah peralatan mutakhir, seperti kamera super canggih, lengan robotik yang dilengkapi bor, laboratorium kimia kecil dan laser penembus batu. Perjalanan ke Mars membutuhkan waktu hampir 9 bulan lamanya. Titik pendaratan telah ditetapkan di Kawah Gale yang dinilai sebagai lokasi tepat karena merupakan wilayah pegunungan dan dipercaya memiliki dataran rendah yang terdiri atas endapan dan lumpur yang mengandung air, dan bisa jadi ada tanda kehidupan.



No comments:

Post a Comment