Papuma, Tanjung Terindah di Pesisir Jember

Pantai Pasir Putih Malikan atau Papuma menjadi pesona di pesisir Kota Jember, Jawa Timur. Angin yang berhembus pantai ini mengajak wisatawan untuk kembali dan bercumbu dengan kecantikan alamnya.
 
Salah satu karang besar Papuma

Kebanyakan wisatawan yang berkunjung ke Kota Jember, Jawa Timur, akan mencari pesona Tanjung Papuma. Papuma merupakan kepanjangan dari Pantai Pasir Putih Malikan yang terletak di pesisir selatan Jawa Timur, Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan.
Untuk sampai di Papuma, saya harus menempuh perjalanan sekitar 45 km ke arah selatan Kota Jember. Pelancong bisa menggunakan segala jenis alat transportasi seperti motor, mobil, angkutan umum, ataupun bus.
 
air laut papuma yang bersih dan jernih

Pemandangan sawah, rawa, hutan pohon jati, dan hutan lain yang masih alami menjadi teman selama perjalanan. Dengan karcis Rp 7.000 Anda sudah dapat menikmati lukisan indah di Papuma.
Begitu sampai di pinggir pantai, saya benar-benar terpukau. Hamparan pasir putih, air laut yang jernih dan bersih, perahu-perahu nelayan dan batu karang menjadi panorama yang eksotis.
Papuma mempersembahkan tujuh karang besar yang masing-masing mempunyai nama unik yang diambil dari pewayangan, seperti Pulau Batara Guru, Pulau Kresna, Pulau Narada, Pulau Nusa Barong, Pulau Kajang, dan Pulau Kodok.
Indahnya lukisan alam ini terasa semakin cantik bila menikmatinya bersama orang-orang yang Anda sayang. Jangan lupa mengabadikan momen ini dalam jepretan kamera Anda.
Bila Anda melihat kembali foto-foto saat berada di Papuma, maka akan timbul perasaan untuk kembali bercumbu bersama kecantikan Papuma. Perasaan itu pun kini menghantui saya, rasanya ingin kembali dan kembali lagi ke pantai itu.
 
tempat yang asik bersama orang-orang yang kita sayangi

Anda bisa menikmati cantiknya Papuma dari ketinggian, lokasi ini pun dikenal dengan sebutan Sitihinggil. Di atas Sitihinggil terdapat joglo dan untuk menuju ke atas. Traveler harus melewati anak tangga yang lumayan menguras tenaga.
Saat berada di atas Sitihinggil, sejauh mata memandang yang ada hanya bentang alam Papuma sampai terlihat cakrawala. Puas bermain air dan pasir, semakin nikmat kalau menyantap makanan di pinggir pantai. Di sekitar Papuma banyak penjual oleh-oleh dan penginapan, jika Anda ingin berlibur lebih lama di sana.
Begitulah Papuma, seakan berbisik untuk selalu menjaga keindahannya. Melalui angin yang berhembus, bisikan ombak yang menggoda juga menghampiri para wisatawan untuk kembali lagi dan bercumbu dengan ombak Papuma.



No comments:

Post a Comment