Kumpulan Humor- Edisi 4

Motivasi dari Dunia Lain
Motivasi dari dunia lain:

1. Belajarlah dari kuntilanak, sesulit apapun hidup tetap selalu tertawa.

2. Belajarlah dari tuyul, masih kecil tapi sudah bisa cari duit sendiri.
3. Belajarlah dari pocong, dari dulu pakaiannya itu-itu aja, hidup sederhana.
4. Belajarlah dari babi ngepet, kalo malem cuma pake lilin, hemat listrik.

 
Memilih Antara Uang dan Kecerdasan
Pada saat aku masih kuliah, seorang profesor pernah menanyai kami: "Di antara uang dan kecerdasan, kalian memilih apa?"

Seorang mahasiswa tanpa berpikir panjang menjawab: "Sudah barang tentu aku memilih uang."


Sambil tersenyum, Bapak Profesor itu berkata: "Aku sendiri akan memilih kecerdasan,", kemudian ia menanya lebih jauh: "Tahukah kalian apa sebabnya?"


Mahasiswa tadi sekali lagi tanpa banyak berpikir menjawab: "Manusia memilih sesuatu menurut kebutuhan masing-masing, hal ini sudah tentu aku bisa mengerti."



 
Karakter Pengguna Blackberry
Inilah karakter pengguna Blackberry, Anda yang mana?

MODEL: Ganti picture tiap 5 menit (dari lahir sampai mati juga mukanya ya gitu gitu aja)


BURONAN: Ganti nama tiap hari (emang bokap loe kasih nama berapa banyak sih)


ALAY: Nama di profil pake simbol-simbol sampe susah dicarinya! (Contoh: Ch@®Iê Imöë7Z 8eUd -> sari imut banget) capeek dehh.. Sekarang ada juga yang pakai tanda panah...​ hadeh... biar dibilang exis kali tuh? Bikin org ribet nyari nya...


REPORTER: Hobinya broadcast message yang gak pnting. Seperti : Jika dposting ke 12 org anda akan beruntung... emang undian? (Rajin banget, kayak digaji aja..??!!)


TERORIS: Suka BBM berita yang menyeramkan (contoh : sebarkan pesan ini kalo tidak nanti kamu akan dapat musibah dan di cari SETAN, ada TUYUL gondronglah, POCONG ngesotlah dan blablabla, eloe kira BBM gudangnya musibah sama setan BEGO?)


SELEB: Ganti status tiap 5 menit, seleb aja gak segitunya... Srundeng parutan klopo : ketoke mentereng jebul gak duwe opo-opo...


Dis-ORIENTASI OTAK: Suka bikin status tidak pada tempatnya. (Gak bisa bedain apa? Mana kolom nama, mana kolom status?)


SOK EKSIS: tiap dimana aja laporan biar dianggep gaol ghetoo... emang kita pembina upacara? Contoh (lagi otw ke Bandung / in mall with my mom / monas... Kenapa gak sekalian "lagi berak/boker nih susah disiram" hahaha gak penting gila... basi tau...


ABABIL : selalu pasang picture dengan pose alay (contoh: gigi behel gayanya meringis melulu, ada cabe tuh di gigi... Emangnya Si BOKIR?)


TUKANG PAMER: Tiap mau makan difoto dulu makanannya trus dipasang buat picture (jarang ditemui yang semur jengkol, sama ikan asin...!!)


Nah, loh... Sekrang saatnya cocok-in masing-masing dah...


 
Rayuan Pujangga
Seorang Pujangga yang dikenal karena syair-syair puisinya pulang dari Merantau. Di sebuah jembatan sungai yang deras, dia melihat seorang cewek sedang terisak menangis dipinggir jembatan.

Sang pujangga mulai melancarkan jurus syair mautnya: "Duhai wanita idaman, sedang apakah gerangan dinda berdiri di sana?"

Cewek : "Jangan cegah saya! Saya Mau bunuh diri!"
Pujangga: "Baiklah, kanda tidak akan mencegah, namun sudilah berikan kecupan dinda yang terakhir sebagai kenangan..."

Tanpa ragu sang cewek menghampiri Pujangga, dan memberikan kecupan yang sangat mesra dan bergairah di bibirnya, dan pujanggapun membalas melumat bibir dan lidah si gadis yang mulai mendesah-desah membangkitkan birahi. Setelah sekian lama mereka berciuman sang pujanggapun bertanya kembali,


Pujangga: "Dinda, sungguh lembut nan nikmatnya kecupanmu. Satu hal yang kanda mau tanya, kenapa dinda mau bunuh diri?"


Sambil terisak-isak dalam tangis si cewek menjawab...


"Hidup saya sudah tidak berarti Bang. Kedua orang tua saya melarang saya berdandan seperti wanita... hiks hiks..."


Pujangga: "Cuih! Cuih! Asem kampreet... Banci sialaaan lu!!"

 
Merasa Seperti Tidak Bernyawa
Seorang wanita bergegas ke dokter, terlihat sangat khawatir. Dia berkata,

"Dokter, tolong lihat saya. Ketika saya bangun pagi ini, aku melihat diriku di cermin dan melihat rambut saya hancur dan kekelahan, kulitku keriput dan pucat semua, mataku bengkak merah dan melotot, dan terlihat tidak ada nyawa di wajahku! Apa yang salah dengan saya, Dokter?"


Dokter memandanginya selama beberapa menit, lalu dengan tenang berkata,


"Yah, saya hanya dapat memberitahu Anda bahwa tidak ada yang salah dengan penglihatan Anda." 


 
Menolak Imunisasi dengan Sopan
Seorang wanita yang bekerja sebagai perawat anak, memiliki tugas sulit dalam pemberian suntikan imunisasi anak-anak. Suatu hari ia masuk ruang pemeriksaan untuk memberikan suntikan pada anak berumur empat tahun.

"TIDAK! TIDAK!" anak itu menjerit.

"Jono," ibunya memarahi. "Itu bukan perilaku yang sopan!"

Saat itu, anak itu berteriak lebih keras lagi, "TIDAK, TERIMA KASIH! TIDAK, TERIMA KASIH!"

 
Kecepatan Maksimal 26 Km/jam
Sebuah mobil mengemudi sangat lambat di jalan raya. Seorang polisi memergoki kendaraan yang bergerak lambat itu dan menghentikannya.

"Apa kesalahan yang telah kulakukan, pak polisi?" tanya sopir.

"Anda menyetir 26 mil per jam di jalan raya utama. Ada sanksi terhadap itu," kata petugas kepada sopir, "Kalian harus menyetir minimal 60 km per jam."

"Tapi ketika saya masuk ke jalan raya, ada tanda bertuliskan 26!" pengemudi menjawab.

Petugas itu tertawa keras, "itu karena ini adalah jalan raya nomor 26! Tulisan 26 bukan batas kecepatan!"

Sopir bersandar di kursi mobil dan polisi itu melihat seorang wanita yang duduk di sampingnya, tampak sepucat hantu.

"Apa yang terjadi?" tanya petugas.

"Saya tidak tahu, tapi dia menyetir jadi seperti itu sejak turun dari jalan tol 160."

 
Dokter Ahli Spesialis Pengobatan Penyakit Arthritis
Dokter Agus dikenal untuk pengobatan luar biasa terhadap penyakit arthritis / radang sendi.

Suatu hari ia memiliki ruang tunggu penuh dengan orang ketika seorang wanita tua, hampir membungkuk setengah tinggi badannya, berdiri secara perlahan-lahan, bersandar pada tongkatnya. Ketika gilirannya tiba, ia masuk ke ruang praktek dokter, dan, luar biasa, muncul dalam waktu 5 menit berjalan tubuh sepenuhnya tegak dengan kepala tegak.


Seorang wanita di ruang tunggu yang telah melihat semua ini bergegas mendekat ke wanita tua itu dan berkata, "Ini keajaiban! Anda berjalan membungkuk sampai setengah dan sekarang Anda berjalan tegak. Apa yang dilakukan oleh Dokter? "


"Dia memberiku tongkat yang lebih panjang." 


 
Mendapat Anak Bayi Kembar
Ada tiga ayah berada di rumah sakit ruang tunggu, menunggu bayi mereka akan lahir.

Perawat keluar dan mengatakan kepada ayah pertama, "Selamat, Anda adalah ayah dari anak kembar perempuan!"

"Kebetulan sekali," kata ayah pertama. "Saya manajer dari PT Dara Kembar."

Lima menit kemudian perawat keluar dan mengatakan kepada ayah kedua, "Selamat Anda adalah ayah dari kembar tiga!"

"Wah, ini lebih kebetulan," ayah kedua berkata. "Aku adalah manajer investasi di PT. Trimegah."

Pada saat itu bapak ketiga pingsan.

Ayah kedua menoleh kepada yang pertama dan bertanya, "Ada apa dengan dia?"

Ayah pertama menjawab, "Dia bekerja di Stasiun TV Trans-7!"

Alasan Pacaran Jarak Jauh
Dalam bertelepon, seorang cewek berteriak-teriak sambil menangis:

"Kamu adalah penipu, aku akhirnya mengetahui, kita selama ini menjalin hubungan asmara di dua tempat yang berjauhan ternyata hanya disebabkan karena Bapakmu adalah manajer perusahaan ponsel, kamu telah menipu biaya teleponku banyak sekali, sekarang kamu tentu merasa senangnya bukan main, bukan?" 

 
Sadar Manfaat Asuransi
Seorang suami akan pergi melakukan petualangan ke luar pulau, pada waktu akan berangkat ia berkata kepada isteri yang tercinta: "O, sayang, aku akan selalu merindukan kamu!"

Isteri: "Sayang, aku juga akan senantiasa merindukan dirimu, pergilah kamu dengan bebas dan damai, pemandangan yang luar biasa indahnya akan berada di puncak tinggi yang penuh mara bahaya, jangan takut akan aneka cobaan, bertualanglah dengan semangat pantang menyerah."

Pada waktu suami hendak mengangkat ranselnya dan siap berangkat, isteri berkata: "Tunggu sebentar, beritahulah lebih dulu nomor PIN ATM bankmu kepadaku, selain itu, isilah namaku dalam kolom penerima manfaat di formulir asuransimu dengan lengkap, oke?"

Mengecilkan Perut Demi Mempertahankan Periuk Nasi
Pagi hari itu, di depan pintu keluar lapangan parkir aku berjumpa dengan Pak Marno yang kesehariannya mengendarai mobil seorang bos perusahaan, dia keseluruhan orang nampak sangat lesu dan tak bersemangat. Melihat keadaan ini aku dengan basa basi menanyanya: "Pak Marno rupanya belum sarapan nih? Pagi-pagi kok sudah tak bertenaga?"

Pak Marno dengan senyum kecut berkata: "Aku memang benar masih belum sarapan,"


Mendengar omongan ini aku berkata lebih lanjut dengan maksud menggodanya: "Rupanya Bapak juga belajar diet dari anak-anak perempuan muda modern untuk melangsingkan tubuh, nih."


Sesudah mendengar perkataanku ini, Pak Marno berkata sambil menepuk-nepuk perutnya yang gendut bagaikan wanita hamil tua dengan tangannya: "Bukan untuk melangsingkan tubuh, melainkan untuk melindungi periuk nasiku."


Karena tak mengerti aku menanyanya lebih lanjut: "Apa kaitannya dengan perut buncit? Perut yang buncit toh tidak mempengaruhi Bapak mengendarai mobil."


Apa daya dengan terpaksa Pak Marno menjelaskannya secara agak terperinci: "Berhubung perutku lebih besar daripada perut Pak Bos, biasanya para pelanggan selalu menjabat tanganku lebih dulu, baru kemudian berjabatan tangan dengan Pak Bos, oleh karena itu Pak Bos mengeluarkan perintah, bila aku tidak berusaha mengecilkan perutku, aku akan dipecat." 


 
Memberi Susu Supaya Tidak Boros
Pagi hari sebelum sarapan aku buru-buru ke kantor masuk kerja. Seorang teman wanita sekantorku dengan ramahnya menyuguhi diriku sekotak susu, dan susu tersebut segera kureguk habis, hatiku terasa hangat.

Sore begitu lepas kerja, teman sejawatku itu saat berpapasan dengan diriku tiba-tiba menanya dengan penuh perhatian: "Kamu sesudah minum susu tadi pagi baik-baik ya?"

"Nggak apa-apa, lho ada urusan apa?" tanyaku dengan perasaan agak heran.

Wanita cantik itu menghela napas panjang: "Kalau begitu ya nggak ada masalah, ternyata minum susu yang sudah kadaluarsa tak mesti menyebabkan mencret-mencret, jadi selanjutnya aku boleh dengan bebas memberikan susu ini kepada anjing kesayanganku, supaya tidak boros."



No comments:

Post a Comment