6 Bos Otomotif Bergaji Besar

Detik.com- Di dunia, meski dunia sedang resesi penjualan mobil makin meningkat, dampaknya jelas, perusahaan otomotif top dunia mampu memberikan gaji fantastis bagi para CEO mereka.

Berdasarkan catatan Reuters, gaji rata-rata tahunan yang diberikan kepada mereka mencapai Rp 165,9 miliar. Itu berdasarkan data tahun 2011.

Siapa saja yang paling besar gajinya?

1. Alan Mulally

CEO pabrikan Ford Motor Company ini tercatat memiliki gaji yang terbesar. Ford memberikan penghargaan pada Mulally senilai Rp 274,9 miliar di tahun lalu.
Mulally mengantarkan Ford bertahan dari krisis dan tidak meminta bantuan dari pemerintah AS saat pabrikan mobil AS yang lain melemparkan handuk.

2. Martin Winterkorn

Pria kelahiran Leonberg, Jerman 65 tahun lalu ini memegang kendali penuh VW dan tercatat sebagai direksi dan pengawas di merek-merek kelolaan VW seperti Audi dan Porsche.

Jadi wajar saja jika gaji pria ini mencapai Rp 218 miliar tahun lalu.

3. Sergio Marchionne

 Seperti halnya bos otomotif dunia saat ini, tangan dingin Marchionne berhasil mengubah kondisi Fiat Group menjadi lebih menguntungkan.

Marchionne menjabat CEO Fiat di 2006 dan kurang dari 2 tahun kepemimpinannya Fiat kembali untung.

Strategi Marchionne yang sempat mengguncang dunia adalah saat menggaet pabrikan mobil AS yang tengah 'berdarah' yakni Chrysler.

Begitu halnya Fiat, Chrysler pun diubahnya kembali untung dan mengembalikan semua dana pinjaman dari pemerintah AS pada Mei tahun 2011 lalu.
Pria Italia ini mendapatkan penghasilan Rp 172,8 miliar dari Fiat.

4. Carlos Ghosn

Bos Nissan yang sempat diisukan akan mundur dari Nissan ini mendapatkan gaji sekitar Rp 118,5 miliar untuk tahun fiskal yang lalu.

Ini membuat Ghosn sebagai bos pabrikan Jepang dengan bayaran tertinggi.

Ghosn memimpin Nissan sejak 2001 dan mengarahkan Nissan keluar dari masa-masa suram akibat tsunami di 2011 lebih cepat dari rival mereka seperti Toyota dan Honda.

Selain mendapatkan gaji dari Nissan, Ghosn juga mendapatkan gaji Rp 16 miliar dari Renault.


5. Dan Akerson

Dengan kompensasi senilai Rp 73 miliar di tahun lalu, nakhoda General Motors saat terkena krisis berat ini dinilai memiliki gaji yang rendah.

GM terpaksa tidak memberikan kompensasi besar-besaran kepada para eksekutifnya karena khawatir menjadi bumerang saat mereka menerima bantuan pemerintah yang notabene merupakan pajak warga AS.

6. Akio Toyoda

Pria penggemar balap cucu dari pendiri Toyota. Jika dibandingkan dengan Carlos Ghosn dari Nissan, gajinya kalah jauh.

Toyoda hanya mendapatkan penghasilan sebesar Rp 16,2 miliar. Namun di tangan Toyoda, Toyota berubah dari pabrikan mobil 'membosankan' menjadi penuh warna.
Di era Toyoda, Toyota banyak sekali mengeluarkan variasi mobil terutama sport yang memang kegemaran Toyoda. Yang pertama adalah Lexus LFA kemudian yang terbaru Toyota GT86 atau 86 di Indonesia.

 

No comments:

Post a Comment